Menteri UMKM Klaim Pendapatan Ojol Tak Turun Pascapotongan 8% Berlaku, Driver Bilang Begini
Sementara itu, mitra pengemudi ojol Reza mengatakan, manfaat dari kebijakan komisi 8 persen ini sudah dirasakan driver ojol di lapangan. Mereka mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan mitra ojol.
Reza menilai kebijakan ini sudah baik dan penting untuk terus dikawal bersama melalui ruang-ruang diskusi ke depan.
"Kami sangat mengapresiasi kepedulian pemerintah terhadap mitra ojol karena manfaat dari kebijakan 8% ini sudah benar-benar kami rasakan dengan naiknya pendapatan. Kebijakan ini sudah bagus, tinggal bagaimana kita kawal bersama," kata Reza.
Selain itu, Reza juga mengungkapkan harapannya terkait status UMKM yang melekat pada ojol dapat ditindaklanjuti dengan program konkret yang semakin memperkuat pendapatan mitra.
Seperti stimulus, pemberdayaan, atau percepatan akses terhadap program-program pemerintah, disertai kejelasan bentuk partisipasi mitra ojol dalam program tersebut.
Dia menegaskan kesiapan mitra untuk terlibat dalam diskusi lanjutan bila diperlukan.
"Kami berharap status UMKM ini bisa ditindaklanjuti dengan program konkret dan positif buat mitra. Entah itu stimulus, pemberdayaan, atau percepatan akses ke program pemerintah. Kami siap terlibat kalau memang butuh diskusi lanjutan," ujarnya.
Senada dengan Reza, mitra pengemudi lainnya, Panglima, mengatakan, pentingnya masukan dari mitra yang benar-benar aktif di lapangan.
Sebab, mereka lah yang paling memahami dampak nyata dari kebijakan ini terhadap order, potongan, biaya operasional, hingga manfaat yang diterima sehari-hari.
Panglima berharap isu-isu terkait ojol tidak lebih banyak dibentuk oleh pihak yang tidak merasakan langsung kondisi di lapangan. Karena, fakta di lapangan menunjukkan peningkatan yang dirasakan mitra.
"Masukan dari mitra yang benar-benar aktif di lapangan itu penting untuk didengar. Karena, kami yang paling paham soal order, potongan, biaya operasional, sampai manfaat yang kami terima sehari-hari. Jangan sampai isu ini lebih banyak dibentuk oleh pihak yang enggak merasakan langsung kondisi di lapangan," ujar Panglima.
Editor : Abdul Basir