Menteri UMKM Klaim Pendapatan Ojol Tak Turun Pascapotongan 8% Berlaku, Driver Bilang Begini
Dia menyakini, walaupun sempat ada kekhawatiran terkait perubahan status yang berpotensi memengaruhi manfaat yang telah dirasakan, status UMKM justru berpotensi membuka akses pada dukungan yang lebih besar.
Seperti, program pemberdayaan, stimulus, atau manfaat lain dari pemerintah, yang pada akhirnya turut mendorong pendapatan mitra ke depan.
Dia optimistis pemerintah tidak akan membuat kebijakan yang mempersulit ojol, melainkan mencari jalan terbaik agar mitra pengemudi semakin sejahtera dan berdaya.
"Memang ada kekhawatiran dari sebagian mitra kalau perubahan status ini bisa bikin manfaat yang sudah kami rasakan jadi berkurang atau hilang," ujarnya.
Panglima menuturkan, tapi kalau status UMKM ini justru membuka akses ke dukungan yang lebih besar, seperti program pemberdayaan atau stimulus, itu patut disyukuri dan kawal bersama.
"Saya percaya pemerintah enggak akan membuat kebijakan yang mempersulit ojol, tapi justru mencari jalan terbaik supaya kami lebih terlindungi dan berdaya," tutur Panglima.
Menurut Panglima, status ojol sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online dinilai sebagai formula yang paling sesuai, mengingat ojol bekerja mandiri dan menjadi rekan usaha bagi aplikator.
Dukungan penuh terhadap status UMKM ini sebagai bukti kehadiran nyata pemerintah. Terutama dalam mendorong kesejahteraan dan peningkatan pendapatan para mitra pengemudi ojol, dengan tetap menjaga keberlanjutan industri.
"Status ojol kan selama ini sering diperdebatkan. Menurut saya, status sebagai UMKM atau pengusaha mikro transportasi online ini formula paling pas. Kami kerja mandiri dan jadi rekan usaha aplikator, bukan pekerja formal. Ini bukti pemerintah hadir dan benar-benar memperhatikan nasib kami," ucap Panglima.
Editor : Abdul Basir