get app
inews
Aa Text
Read Next : Bukan Soal Uang! Konflik Rempang Disebut Krisis Legitimasi Sosial

Saham BYAN Dibidik Haji Isam? Iskandar Sitorus Soroti Alarm Pengawasan Pasar Modal

Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:13 WIB
header img
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus. (Foto:Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Rumor pengambilalihan sekitar 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dinilai dapat menjadi ujian bagi kesiapan sistem pengawasan pasar modal Indonesia. Jika kabar tersebut suatu hari terbukti benar, persoalannya bukan hanya mengenai siapa pembeli dan penjual saham, tetapi juga sejauh mana regulator mampu membaca tanda-tanda transaksi besar sebelum informasi berkembang menjadi perhatian publik.

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus, menilai rumor di pasar modal tidak otomatis merupakan persoalan. Spekulasi, informasi awal, kabar korporasi hingga rumor pasar merupakan bagian dari dinamika perdagangan saham.

Namun, menurut Iskandar, rumor mengenai potensi akuisisi saham BYAN justru dapat menjadi alarm bagi regulator untuk menguji efektivitas keterbukaan informasi, pengawasan perdagangan, koordinasi antarinstansi, serta perlindungan terhadap investor publik.

“Rumor juga dapat menjadi sesuatu yang sangat berguna. Rumor dapat menjadi alarm. Rumor menjadi peringatan dini. Rumor menjadi kesempatan bagi regulator untuk menunjukkan bahwa sistem pengawasan bekerja sebelum masalah terjadi,” ujar Iskandar dalam keterangannya, Rabu, 26 Agustus 2026.

Jika Akuisisi BYAN Terbukti, Kapan Prosesnya Dimulai?

Iskandar mengatakan pengujian terhadap sistem pengawasan menjadi semakin penting apabila suatu hari terbukti terdapat proses pengambilalihan sekitar 62 persen saham BYAN.

Dalam kondisi tersebut, sejumlah hal perlu ditelusuri, mulai dari kapan pembicaraan dan negosiasi dimulai, kapan perjanjian jual beli saham dibuat, kapan perubahan pengendalian terjadi, hingga bagaimana perubahan beneficial ownership dan struktur pembiayaan transaksi berlangsung.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut