Menurutnya, keluarga di Jawa Barat harus menjadi keluarga yang kuat, memiliki ketahanan, dan tangguh dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Dalam situasi krisis sekalipun, keluarga diharapkan tetap mampu bertahan bersama, mendidik anak-anak dengan baik, serta memandang setiap ujian sebagai bagian dari perjalanan ibadah.
Selain itu juga Umi, mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mengambil keputusan berpisah ketika menghadapi persoalan rumah tangga, khususnya yang dipicu oleh tekanan ekonomi. Sebab, kondisi tersebut kerap memicu persoalan lain seperti kekerasan dalam rumah tangga hingga gangguan kesehatan mental.
"Kita tidak ingin keluarga-keluarga cepat menyerah, cepat memutuskan bercerai hanya karena persoalan ekonomi. Dari situ bisa muncul kekerasan, masalah mental, dan persoalan lainnya," katanya.
Karena itu, DPRD Jawa Barat mengajak media menjadi mitra dalam menumbuhkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat. Media diharapkan mampu memilih dan memperkuat informasi yang memberikan dampak positif bagi keluarga, bukan sekadar mengejar popularitas di media sosial.
"Saya mencintai media. Tolong menjadi pihak yang membersamai tumbuhnya kebaikan di keluarga Jawa Barat, sekaligus menjadi kurator yang baik. Tentukan mana yang layak dimunculkan, mana yang perlu diperkuat. Tidak semua harus diviralkan hanya karena mengikuti algoritma. Fungsi itu ada di tangan media," tuturnya. (*)
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
