BPK Ungkap Ratusan Temuan di Kementerian PU, Nilai Rp9,73 Triliun
Dokumen BPK juga mencatat kerugian negara yang belum terselesaikan hingga akhir 2024. Nilai awal kerugian negara mencapai Rp2.867,95 miliar dengan sisa belum ditindaklanjuti sebesar Rp1.351,86 miliar.
Per 30 Juni 2025, nilai yang belum terselesaikan masih berada di angka Rp1.387,27 miliar. Hingga 16 Maret 2026, bahkan muncul potensi nilai tidak lanjut baru sebesar Rp400,55 miliar.
Iskandar menyoroti minimnya perkembangan penyelesaian kerugian tersebut. Ia menilai tidak ada kemajuan signifikan dalam periode enam bulan.
Ia juga menilai kondisi tersebut kontras dengan dinamika yang ditampilkan ke publik. Menurutnya, situasi di lapangan justru menunjukkan potensi kerugian baru.
“Artinya saat publik disuguhi drama pengunduran diri, di belakang layar justru muncul potensi kerugian baru!," ujarnya.
Editor : Abdul Basir