Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Dinilai Terlalu Banyak Buka Informasi, Minim Kejelasan Tindak Lanjut
Advertisement . Scroll to see content

KPK Didesak Buka Peta Besar Kasus Suap Bea Cukai: dari Klaster Blue Ray hingga Makelar Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:12 WIB
  • author Rizal Fadillah
KPK Didesak Buka Peta Besar Kasus Suap Bea Cukai: dari Klaster Blue Ray hingga Makelar Kasus
Gedung KPK. (Foto: Ist)

Gautama menilai terdapat dua lapis pendekatan penyidikan yang terlihat dalam perkara tersebut. Pada lapisan pertama, KPK bergerak cepat dengan menjerat pihak-pihak yang dinilai memiliki alat bukti paling kuat.

Ia menyebut model tersebut sebagai case-ready targeting karena penyidik memiliki aliran uang, komunikasi, pemberi, dan penerima yang relatif jelas. Karena itu, proses penetapan tersangka hingga pelimpahan perkara dapat dilakukan dalam waktu singkat.

"Tak ada yang salah dengan membawa simpul yang paling terang lebih dulu," ujarnya.

Namun pada lapisan kedua, menurut Gautama, pengembangan perkara justru terlihat bergerak lebih lambat. Situasi itu terlihat ketika fakta persidangan mulai mengarah kepada PT Infinity International Logistic, Fasdeli, Ali Medan, pengusaha rokok, dugaan manipulasi rule set targeting, safe house, hingga kemunculan berbagai list warna lain.

Ia menyoroti pengakuan KPK yang telah memeriksa lebih dari 20 forwarder di berbagai pelabuhan. Meski demikian, hingga kini belum ada penjelasan terbuka mengenai siapa saja pihak yang diperiksa maupun bagaimana posisi hukum mereka dalam perkara tersebut.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut