KPK Didesak Buka Peta Besar Kasus Suap Bea Cukai: dari Klaster Blue Ray hingga Makelar Kasus
Ia mencontohkan kesaksian analis intelijen DJBC, Fillar Marindra, yang mengungkap adanya perintah untuk meningkatkan jalur merah terhadap Blue Ray Cargo hingga di atas 70 persen. Namun data yang ditampilkan jaksa menunjukkan tingkat pemeriksaan jalur merah Blue Ray justru berada pada kisaran 80 hingga 90 persen.
Dalam kesaksiannya, Fillar juga mengakui pernah mengirim data rahasia PIB kepada bos Blue Ray Cargo dan menerima uang sebesar Rp100 juta. Fakta tersebut memperlihatkan adanya kebocoran informasi kepabeanan.
"Ada kebocoran data. Tapi bukti bahwa Blue Ray mendapat perlakuan khusus justru lemah," kata Gautama.
Persidangan berikutnya pada 5 Juni 2026 juga menghadirkan mantan karyawan PT Infinity International Logistic, Antonius Sidauruk. Di bawah sumpah, saksi tersebut mengaku mengetahui adanya setoran rutin dari PT Infinity kepada Orlando melalui sejumlah perantara.
Menurut Gautama, kesaksian tersebut menjadi penting karena berkaitan dengan dugaan pola hubungan yang berlangsung secara terstruktur. Pada saat yang sama, tingkat pemeriksaan jalur merah terhadap PT Infinity disebut berada di bawah 30 persen sehingga proses impor berjalan relatif lancar.
Editor : Rizal Fadillah