get app
inews
Aa Text
Read Next : Ada 'Lubang Gelap' di Bea Cukai: Mengapa Sistem Pengawasannya Selalu Jebol di Titik yang Sama?

Pernah Diperiksa KPK tapi Tetap Promosi, Rekam Jejak Pejabat Bea Cukai Jadi Sorotan Tajam

Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB
header img
Gedung KPK. (Foto: Ist)

Iskandar menegaskan penanganan tidak boleh berhenti pada satu individu. Tanpa pembenahan sistem, pola serupa akan terus berulang.

“Ini bukan kejahatan satu periode, tapi kejahatan karier. Ini produk dari sistem yang gagal melakukan deteksi dini,” katanya.

Ia menekankan persoalan utama bukan sekadar siapa di balik Rizal, melainkan bagaimana sistem memungkinkan praktik tersebut berlangsung. Tanpa perbaikan, celah yang sama akan kembali dimanfaatkan.

“Negara tidak kalah karena satu orang. Negara kalah karena sistemnya dibiarkan lemah. Jika hanya berhenti pada penangkapan tanpa pembenahan, kasus serupa akan terulang,” ujar Iskandar.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut