Pernah Diperiksa KPK tapi Tetap Promosi, Rekam Jejak Pejabat Bea Cukai Jadi Sorotan Tajam
Selasa, 21 April 2026 | 11:31 WIB
Iskandar menegaskan penanganan tidak boleh berhenti pada satu individu. Tanpa pembenahan sistem, pola serupa akan terus berulang.
“Ini bukan kejahatan satu periode, tapi kejahatan karier. Ini produk dari sistem yang gagal melakukan deteksi dini,” katanya.
Ia menekankan persoalan utama bukan sekadar siapa di balik Rizal, melainkan bagaimana sistem memungkinkan praktik tersebut berlangsung. Tanpa perbaikan, celah yang sama akan kembali dimanfaatkan.
“Negara tidak kalah karena satu orang. Negara kalah karena sistemnya dibiarkan lemah. Jika hanya berhenti pada penangkapan tanpa pembenahan, kasus serupa akan terulang,” ujar Iskandar.
Editor : Abdul Basir