Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kuota Internet Hangus Bertahun-tahun, Pemerintah Diminta Buka Data dan Siapkan Restitusi Konsumen
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Rempang-Galang Belum Tuntas, Tata Kelola Kawasan Perlu Dikaji Menyeluruh

Rabu, 24 Juni 2026 | 16:46 WIB
  • author Bennazir
Konflik Rempang-Galang Belum Tuntas, Tata Kelola Kawasan Perlu Dikaji Menyeluruh
Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau. (Foto: Istimewa)

"Jika statusnya kabur, maka seluruh kebijakan turunannya berisiko kabur pula," ujarnya.

Desakan audit semakin menguat seiring masuknya investasi baru di kawasan Galang, termasuk proyek industri semikonduktor dan energi hijau dengan nilai investasi awal sekitar Rp82 triliun. Menurut Iskandar, perkembangan tersebut menjadikan Rempang-Galang tidak hanya penting secara ekonomi, tetapi juga strategis secara nasional.

Ia menegaskan investasi yang dibangun di atas persoalan yang belum terselesaikan berpotensi memunculkan konflik berkepanjangan.

"Jika hak masyarakat tidak diselesaikan, investasi sebesar apa pun akan berdiri di atas konflik," tegasnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah melakukan audit agraria dan tata kelola secara menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk ATR/BPN, KLHK, BP Batam, Pemko Batam, Komnas HAM, Ombudsman, dan perwakilan masyarakat.

Menurutnya, apabila ditemukan tumpang tindih antara kawasan hutan, HPL, kampung tua, permukiman lama, dan kawasan industri, maka yang perlu dilakukan adalah perbaikan tata kelola, bukan sekadar percepatan pengosongan lahan.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut